Minggu, Februari 24, 2008

Mata adalah Pemancar Hati

Salah satu kiat untuk menjaga hati adalah dengan mengendalikan mata. Bila direnungkan mata adalah satelit yang memancarkan informasi ke hati. Informasi yang masuk dalam hati inilah yang nantinya akan menimbulkan kesan berbeda-beda tergantung dari sudut pandang mana ‘satelit’ (mata) ini melihat. Sebagai contoh, jika kita melihat orang yang cacat fisik, jika fokus mata kita adalah ‘fisiknya’, maka hati akan timbul kesan jijik. Tetapi jika yang difokuskan oleh mata adalah segi manusiawinya maka yang timbul adalah rasa iba.

Bila mata dapat dikendalikan hanya untuk melihat kejadian dari sudut pandang positif saja, maka niscaya hati tidak akan memunculkan kesan negatif.

Ibarat kata pepatah : “Orang yang mengusung mayat tertawa bila bertemu dengan orang yang mengarak pengantin ; sementara orang yang mengarak pengantin bersedih bila bertemu dengan orang yang mengusung jenazah”

Tidak ada komentar: